Sabtu, 16 Agustus 2014

Jejak Sejarah Yang Terlupa, Strategi Promosinya???



       Dunia pendidikan & kebudayaan menghadapi tantangan yang berat, dalam hal ini adalah tentang melestarikan budaya dan museum sebagai sebuah  tempat yang tidak hanya sebagai tempat rekreasi namun juga dapat menjadi sarana rekreasi yang mengedukasi, minat dari para pemuda,orang tua&masyarakat untuk belajar budaya & kesenian ,juga mencari tau tentang  apa yang bisa kita pelajari , makna &arti apa yang bisa kita ambil dari perjalanan hidup masyarakat kita dari masa ke masa, dimana museum adalah salah satu tempat edukatif yang bisa dikunjungi masyarakat , kapanpun mereka ingin berkunjung, untuk menambah perbendaharaan memori masa lampau yang mana nilai historis itu tidak dapat diukur oleh uang sekalipun dan tak lekang oleh waktu.

        Di samping itu pergeseran nilai & budaya global turut mempengaruhi minat pengunjung untuk datang ke museum,dan lebih senang untuk menghabiskan liburannya ke tempat yang penuh dengan nuansa hiburan & bukan yang bernuansa edukatif.

         Sarana & Prasarana juga menjadi sedikit kendala untuk menarik minat pengunjung ,diperlukan adanya upgrade fasilitas untuk bisa lebih sedikit memodernisasikan museum.Seperti: penambahan HOT SPOT ,Wi-fi, dan juga komputer touch screen yang kesemuanya itu haruslah benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya dan bisa dipergunakan untuk menambah minat pengunjung & menambah informasi pengetahuan akan sejarah bagi pengunjung yang berprinsip easy to use (mudah digunakan) oleh pengunjung , kerjasama dengan masyarakat jawa tengah pada umumnya juga harus di tingkatkan sebagai upaya untuk berpromosi secara merata tanpa memandang museum hanya sebagai tempat para sejarawan, arkeolog semata ,namun museum adalah tempat kita semua untuk mengenang sejarah dan sarana belajar , rekreasi yang mengedukasi.

         



 Sejarah Museum  Jawa Tengah Ranggawarsita .
                    
Perintisan berdirinya museum jawa tengah dimulai sejak tahun 1975 oleh proyek rehabilitasi & permuseuman jawa tengah ,kabid permuseuman dan kepurbakalaan ,perwakilan departemen P & k  Prov.jateng dan pembangunannya dilakukan secara bertahap.Akhirnya pada tahun 1980-an  berdiri prasarana bangunan fisik berupa  gedung perkantoran dan satu gedung ruang display koleksi,dengan satu gedung pameran tetap yaitu gedung dan dengan koleksi yang dimiliki maka tahun 1983 mulai difungsikan dengan nama museum persiapan,diresmikan pada hari sabtu pahing ,2 april 1983 oleh gubernur jateng Soepardjo Roestam.Secara fisik museum jawa tengah adalah museum terbesar dibanding dengan bangunan dengan gaya arsitektur post modern .Luas bangunannya adalah 8.438m2 mencakup pendapa ,gedung pertemuan ,gedung pameran tetap,perpustakaan, laboratorium ,perkantoran,gedung deposit koleksi (storage)  dan berdiri diatas lahan seluas 2 hektare lebih.
           Setelah bangunan fisik selesai maka statusnya naik menjadi museum provinsi yang ditandai dengan pembukaan secara resmi 2 gedung pameran tetap; gedungA,B oleh mendikbud Prof Dr.Fuad hasan pada hari rabu wage 5 juli 1989, 2 tahun berikutnya dilakukan pembukaan gedung C & D oleh gubernur jateng H.Ismail pada selasa pahing 1 oktober 1991, selain itu untuk menampung koleksi emas & logam mulia di upayakan ruang pamer khusus dengan membuka  ruang pamer koleksi emas dan logam mulia.Menjelang peresmian museum persiapan menjadi museum negeri provinsi ,surat kakanwil depdikbud  prov.jateng bernomor 1007/103/J/88 tanggal 21 juni 1988 mengusulkan 3 nama kepada gubernur jawa tengah.yaitu : Museum negeri ranggawarsita, Museum negeri raden saleh, Museum negeri prov.jawa tengah, selanjutnya gubernur melalui surat balasannya bernomor 431/17938 tanggal 8 juli 1988 menyetujui nama Ranggawarsita dan  mengusulkan pada mendikbud untuk menetapkan nama tersebut , akhirnya dengan surat bernomor 0223/O/1990  tanggal 4 april 1990 mendikbud  menetapkan museum jawa tengah  dengan nama Museum negeri jawa tengah ranggawarsita.







                  
Pengelolaan infrastruktur museum promosi dan pemasaran.
       Memori ini berputar kembali ke tahun  2012 , tahun dimana saya yang pada waktu itu masih berstatus sebagai salah seorang siswa kursus pada Balai Latihan Kerja Dan Industri Semarang (BLKI) jurusan Bahasa inggris office, kebingungan untuk mencari tempat kerja praktek dan tujuannya cuma satu, yaitu bertemu dengan bule (orang asing) untuk mengamalkan ilmu yang saya dapatkan dari tempat kursus tersebut dan juga ilmu administrasi untuk perkantoran bisa terpakai didunia kerja , setelah memutari beberapa perusahaan dan instansi dikota semarang ini sampailah saya pada sebuah pemikiran “Mungkin di museum saya bisa mendapatkan itu”. Kemudian  banyak pengalaman yang  terjadi sewaktu saya bersama satu teman saya memulai masa magang yang singkat di museum jateng ranggawarsita ini mulai dari tanggal 4 juni 2012 sampai 6 juli 2012 , bersama dengan sebuah cerita ini saya ingin juga mengulas seluruh memori  yang saya punyai pada waktu yang sangat berkesan tersebut sesuai dengan tema tulisan yang saya angkat ini.                   
       Senin , 4 Juni 2012 adalah hari dimana saya mengawali masa magang di museum ranggawarsita ini, kebingungan karena tidak ada “pekerjaan” yang saya  dan teman saya lakukan lalu kemudian oleh salah seorang pegawai di lingkungan museum kami dipindah kebagian Pelayanan tata pameran yang seingat saya di kepalai oleh ibu hermawati, nah dari hari pertama ini kami memulai masa pengenalan lokasi mulai dari gedung A , gedung B, gedung C , sampaidengan gedung D. yang terbersit dalam perasaan dan pendapat kami waktu itu , museum ini sangat besar, megah namun ada di beberapa bagian yang tampak sangat gelap, pengap dan sedikit menyeramkan. Kesan seram dan sedikit gelap ini pernah diutarakan oleh seorang pengunjung yang kebetulan pernah bettutur “jika saya tidak berada dalam rombongan ini (datang sendiri) , mungkin saya tidak berani mengunjungi museum”. Namun, dalam masa perjalanan di museum ini pula saya tidak hanya diajak bernostalgia dengan sejarah dan bagaimana budaya jawa khususnya dilestarikan, namun juga saya diajak untuk mengenali beberapa cara , strategi bagaimana memasarkan (teknik berpromosi) yang kebetulan pula pada saat itu bertepatan pada tahun program pemerintah yaitu Visit Jateng Year 2013.                                                          


Sebagai seorang peserta magang , saya harus tau apa visi & misi tempat / instansi dimana saya berpraktek, museum ranggawarsita mempunyai  visi & misi :
                 Museum jawa tengah mempunyai visi & misi yaitu:
v  Visi:
ü  Membangun manusia & lingkungan alam jawa tengah yang maju & berwawasan budaya tinggi.

v  Misi:
ü  Melestarikan & mengkomunikasikan  kekayaan warisan budaya & membangun proses pembelajaran generasi penerus bangsa.

Sebuah visi dan misi yang sangat membanggakan , dalam perjalanan magang kerja ini pula saya jadi mengerti, tentang beberapa kebudayaan jawa yang sebelumnya belum saya ketahui, seperti pada saat itu saya kebetulan  , diajak oleh beberapa staff museum (mas zaki, pak susilo widodo,dkk) untuk melakukan pameran keliling yang pada saat itu, menampilkan kesenian tradisonal sintren di SMA Ksatrian 1 semarang pada saat itu antusiasme anak-anak di sana sangat terasa, ada yang mengabadikan dengan ponselnya, ada pula yang sibuk mengamati kenapa sang penari bisa seperti “kerasukan makhluk gaib” , dan ada pula yang sibuk mencari di google tentang apa itu kesenian “sintren” , ya inilah sebuah bentuk dari promosi , bentuk pemasaran dengan sistem jemput bola, sebuah cara untuk mendekatkan budaya jawa yang begitu luhur namun “tidak” begitu popular dimata anak-anak setingkat SMA .                           
 Sepulang dari pamentasan tradisional sintren itu, dimuseum ternyata sudah banyak kinjungan yang ternyata baru saya ketahui pada bulan-bulan seperti juni-juli yang notabene adalah masa libur sekolah , pengunjung sangat membludak dan bahkan para pemandu yang berada di area pelayanan tata pameran pun kewalahan dan sampai minta bantuan para peserta magang kerja, disiang itu pula saya melihat bagaimana cara pak jumrohtul yang merupakan pegawai dilingkungan museum memandu pengunjung yang seingat saya pada siang itu adalah rombongan dari salah satu TK dari wilayah semarang, beliau menyampaikan detail bagian perbagian koleksi-koleksi yang dimiliki oleh museum , mulai dari gedung A sampai dengan gedung D , berjiwa melayani, interaktif dengan pengunjung serta informatif dalam mendampingi pengunjung untuk mengenali apa saja cerita dibalik benda koleksi yang di miliki oleh museum merupakan salah satu tips jitu yang saya dapatkan dari beliau disiang itu.


Berkaitan dengan pelayanan para pengunjung , dalam hal ini pengunjung yang berada dalam sebuah rombongan besar (dari TK  s/d perguruan tinggi) pihak museum biasanya memberi souvenir  berupa buku yang berkaitan dengan museum ranggawasita dan kebudayaan jawa tengah khususnya , seperti buku yang masih saya simpan yaitu:
Ø  Arca ganesha koleksi museum ranggawarsita.
Ø  Ragam seni topeng di jawa tengah.
Ø  Transkripsi dan transliterasi serat darmasonya,
Pemberian buku ini selain sebagai bentuk souvenir , buku juga sebagai sumber ilmu yang tidak akan lekang oleh waktu karena pada dasarnya dengan membaca sebuah buku yang berkaitan dengan kebudayaan dan sejarah , maka dengan sendirinya si pembaca dapat memahami apa itu arti dari tempat, gambar, benda ,dsb yang dikunjunginya. Menurut saya souvenir ini juga sebagai layanan tambahan dan sebagai media promosi yang sangat menarik dari segi edukasi karena medianya adalah buku.                                                                             
 Ada sebuah hal yang menarik dari proses magang kerja saya di museum ranggawarsita ini, pada tanggal 15 juni 2012 impian saya dan teman saya untuk melakukan tatap muka dan conversation secara langsung dengan seorang turis asing akhirnya terwujud turis itu bernama Robert dia orang australia dan kekasihnya yang bernama dinda yang merupakan orang indonesia , kami berbicara tentang banyak hal , yang seingat saya pada waktu itu dia sangat mengagumi kemegahan museum dan ruang penyimpanan uang kuno, namun Robert dan dinda ini sebenarnya tidak mengetahui secara pasti letak dari museum ranggawarsita ini ,mereka bisa menuju ke museum karena saran dari seorang pengemudi taksi yang menyarankan untuk mengunjungi museum ranggawarsita, mungkin kedepan kerjasama dengan perusahaan publik seperti perusahaan taksi atau travel agent,hotel,dsb dapat dijalin sebagai upaya lain untuk menjaring minat dari para wisatawan asing untuk datang dan berkunjung ke museum jateng ranggawarsita.     Bersamaan dengan tahun pariwisata yang dicanangkan pemerintah provinsi jawa tengah yaitu visit jateng year 2013 , museum ranggawarsita juga mempunyai andil untuk ikut serta mensukseskan gelaran tersebut dan terasa spesial disini karena saya dan kawan-kawan sesama peserta magang kerja diberi kesempatan untuk turut “mempromosikan” mengenalkan lebih dekat kepada masyarakat tentang museum ranggawarsita beserta koleksinya pada tanggal 29 juni – 8 juli 2012 , dalam  acara Jateng Fair 2012 yang dihelat di PRPP Semarang dan dikesempatan ini pula saya berkesempatan untuk melihat jawa tengah secara lebih luas baik secara kebudayaan, kehidupan sosial masyarakatnya yang heterogen dan juga mengamati secara langsung kehidupan sejarah yang dalam hal ini adalah museum-museum di wilayah jawa tengah khususnya yang ikut pada acara tersebut. Didalam acara ini pula saya berkesempatan untuk melihat museum Mandala Bhakti yang juga berada dikota semarang , tetapi dalam hal ini museum mandala dikelola oleh TNI AD , sempat juga berbincang sejenak dengan pengelola museum yang berkata bahwa museumnya sedikit sepi, karena mungkin menurut bapak yang saya ajak dialog waktu itu, koleksi dari museum mandala cuma terbatas pada alutsista (alat utama system senajata), foto-foto, dokumen, dsb yang berkaitan dengan pertahanan Negara yang khususnya adalah berada diwilayah KODAM IV/Diponegoro dan bapak yang berpangkat kapten itu juga berkata “mungkin museum ini kurang berpromosi kepada masyarakat”, ya sekali lagi promosi.                                  

 Pada Jateng fair 2012 juga saya sempat melihat presentasi dari pegawai pada museum sangiran . Museum sangiran ini terletak di kabupaten sragen dan berada dibawah kementrian pendidikan dan kebudayaan direktorat jenderal kebudayaan dan didalam presentasi yang disajikan oleh staff dari museum sangiran tersebut membuat pengunjung dari jateng fair pada waktu itu terkesima akan sejarah museum, bangunan museum dan juga infrasturuktur yang terawatt dengan sangat baik juga dengan koleksinya yang khusus, karena museum sangiran ini adalah museum yang khusus untuk mendisplay kehidupan dan rekam jejak manusia purba.  Satu lagi kenangan indah saya yang berkaitan dengan kehidupan kesenian dan budaya jawa tengah di museum ranggawarsita adalah tentang padelaran wayang kulit yang dihelat pada saat museum berulang tahun , dipagi hari kami para peserta magang kerja dan para pegawai dari museum berolahraga dan jalan sehat bersama juga ada berbagai lomba , kemudian malam harinya ada pagelaran wayang kulit yang kalau tidak salah acara ini berlangsung pada tanggal 5 juli 2012 , animo masyarakat sekitar museum dan juga para penggemar berat wayang terlihat dilokasi acara berlangsung yaitu di halaman depan atau tepatnya di pendopo museum dan sepanjang yang saya tau acara ini gratis alias tidak dipungut tiket masuk .                                                                                                                             
Pada bagian akhir dari tulisan saya ini , akan saya ulas tentang  kelebihan dan kekurangan dari  Museum jawa tengah ranggawarsita yang terletak di jalan abdulrahman saleh no1 semarang, yang semoga saja bisa untuk masukan kedepan bagi kehidupan pariwisata masyarakat di Jawa tengah khususnya .


1). Gedung (infrastruktur)                                                                 
Dengan luas bangunan yang mencapai 2 hektare yang terdiri dari gedung A,B,C,D , ruang penyimpanan koleksi (storage), perkantoran yang dilengkapi perpustakaan yang berkaitan dengan sejarah ,dsb , gerai souvenir ,pos security, pendopo yang luas, gedung pertemuan yang biasanya di sewakan untuk resepsi pernikahan. Museum ini sudah dapat dikatakan sangat representative untuk menjadi kebanggaan masyarakat jawa tengah, namun pada saat saya melaksanakan magang kerja disana ada beberapa bagian yang tidak dilengkapi alat keamanan seperti CCTV yang “ada” namun tidak berfungsi semestinya. Missal nya CCTV yang berada di ruang penyimpanan koleksi emas. Keamanan juga harus diperhatikan mengingat kasus pencurian yang pernah terjadi di museum radya pustaka solo, pencahayaan juga harus diperhatikan untuk mengurangi kesan “seram” yang terlintas dibenak pengunjung.Satu lagi adalah penambahan wahana yang variatif untuk memikat minat pengunjung museum untuk semakin dekat dengan dunia museum , yang dalam hal ini museum ranggawarsita sudah memiliki sebuah ruang untuk memutar film bersejarah tentang kebuadayaan, sejarah, dunia prasaejarah ,dsb dalam bentuk 3D dan hal ini patut di apresiasi dan dirawat atas fasilitas yang ada tersebut.

2). Promosi di dunia maya , media cetak , elektronik.
Dunia pariwisata tidak pernah bisa terlepas dari dunia maya (internet) dalam hal ini museum sudah selangkah lebih maju dengan memiliki situs web www.musumranggawarsita.com , facebook , dan twitter resmi ini adalah bagian kemajuan teknologi yang harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Menggandeng media partner seperti media TV Lokal untuk meliput berbagai kegiatan yang sedang dihelat museum , stasiun radio juga bisa menjadi media partner selain media cetak (Koran,majalah) juga bisa menjadi alternative lain dalam hal ini sebagai media promosi.

3).Kerjasama dengan pihak luar museum
Mungkin dengan membuat MoU (Memorandum of Understanding) dengan  berbagai pihak seperti hotel, biro travel, perusahaan taksi , dsb untuk ikut membantu mempromosikan museum kepada wisatawan domestic atau pun manca Negara yang mengunjungi semarang , dan akhirnya terbentuk sebuah simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

4). Pameran keliling
Mengadakan pameran keliling dengan system jemput bola , maksudnya dengan mengunjungi secara langsung dan mempresentasikan museum ranggawarsita , misalnya dengan melakukan pertunjukan kesenian di TK,SD,SMP,SMA atau SMK untuk mengenalkan budaya jawa tengah dan museum jateng itu sendiri. 

5). Souvenir dan merchandise
Sesuatu yang tidak  bisa dilepaskan dari dunia pariwisata adalah souvenir dan merchandise ketika saya melaksanakan magang kerja disana potensi ini belum disentuh, misal dengan membuat baju dengan desain yang menawan yang berkaitan dengan museum ranggawarsita , membuat sticker, gantungan kunci , dsb . seperti yang sering kita lihat di daerah pariwisata seperti jogja dan bali, tetapi dalam hal tetaplah harus memberdayakan masyarakat sekitar (warga lokal semarang, dan sekitarnya) jawa tengah khususnya.           

6). Kerjasama antar museum
Dalam hal ini adalah sebuah ide/ gagasan untuk menjalin kerjasama dan saling mempromosikan satu museum dengan museum yang lainnya , sebagai contoh museum mandala bhakti yang dikelola oleh TNI AD bekerja sama dengan museum ranggawarsita yang dalam hal ini adalah dengan menitipkan berbagai macam koleksi dari museum mandala untuk di rawat dan dipamerkan dimuseum ranggawarsita dan hal ini sudah dilakukan dan saya sudah melihatnya secara nyata, hal ini juga dapat dilakukan oleh museum-museum lain di wilayah jawa tengah dengan saling membentuk sebuah kerjasama dan saling mempromosikan

                                                           

                     Museum jawa tengah Ranggawarsita
Sebuah jejak sejarah di jawa tengah yang kini semakin  terlupakan

Minggu, 19 Januari 2014

GEMPITA REVOLUSI DITANAH ANARKI


                Dear blog, lama tidak menuliskan tentang sebuah cerita , fenomena dan peristiwa yang berkaitan dengan alam yang kini sudah berhenti tertawa, mengering habis parasnya karena semua kekayaan dari rahimnya dikuras oleh sisi tamak manusia yang bernama pembangunan dan modernisasi, disini.. malam yang sunyi setelah habis diguyur tangis pertiwi 2 hari lamanya, jalanan tergenang hebat (banjir) , banyak pohon tumbang , aku ingin menuliskan kesedihanku tentang jerit suara yang sudah tidak bisa didengar wakil tuhan di dunia (penguasa) , tapi masih ada juga penguasa yang bekerja demi rakyat nya . Kita bahas satu per satu amunisi masalah yang hendak kita sikapi ,bicarakan malam ini mulai dari Sumatra tanah karo yakni bencana gunung sinabung

  Bencana yang hampir selalu lekat diingatan saya yang notabene nya adalah orang jawa yang selalu seram dan sedih , teringat dan kasihan jika  mengingat bencana yang sama yakni gunung merapi meletus dan erupsi nya yang menelan banyak korban jiwa, harta benda ,dsb .. tangis penduduk itu sangat miris saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka harus survive ditengah kesedihan yang dialami, tetapi tetap harus dilawan kesedihan itu karena , kesedihan dalam bencana ini berasal dari tuhan,. Keep stronger SINABUNG, Karo , Sumatra.... !!!

        
  Di bagian kedua ini adalah cerita lama yang selalu jadi topik hangat ketika kita masuk di musim hujan,, Yap benar sekali sodara-sodara . Jakarta yang menjadi ibu kota negara kita selalu di hajar banjir ketika masuk musim hujan seperti ini, banyak yng saling lempar, saling tuding tentang bagaimana ganasnya air menerjang sela-sela jalanan ibu kota bahkan tikus pun ikut minum air.Tidak terbayang ibukota yang menjadi ladang mimpi sebagian warga negara ini harus rela melihat air gratis dikala musim hujan dan cuaca yang sangat ekstrim ini, so kita harus bantu para bapak ibu pembersih jalan ,sungai untuk tidak buang sampah, tanam beton sembarangan semua ada aturan ada tuhan dibelakang kita dan disaat tuhan murka maka inilah hasil dari perbuatan kita..

   

    Masuk di bagian ketiga  yaitu penolakan warga pulau dewata Bali terhadap reklamasi di teluk benoa seluas 838 hektare yang tidak hanya berdampak buruk terhadap kehidupan rakyat bali tetapi juga anak cucu mereka karena hasil dari dampak reklamasi itu pasti ada abrasi, krisis air tanah yang parah, para nelayan yang akan digeser mata pencahariannya dengan adanya proyek reklamasi ciptaan PT.Tirta Wisata bahari internasional, dan masih digodok di DPRD Bali , tetapi rakyat bali yang tidak mau dibodohi terus menolak reklamasi yang di pastikan akan membuat kantong para investor akan tebal sedangkan rakyat bali hanya akan menerima sampah kesusahan setelah proyek ini gagal/ tidak berhasil (baca:masalah sosial).



   Dibagian ke empat dari tulisan ini ada Jogja ora di dol yang terinspirasi dengan keadaan jogja yang hampir mirip dengan jakarta dan bali yang hampir jadi daerah jajahan kaum kapitalis , jogja tidak lagi seistimewa pada masa perjuangan kemerdekaan , nuansa , romansa yang di tawarkan jogja hampir terasa semu dengan makin kapitalisnya  jogja , jadi sedulur jogja mari jaga jogjamu supoyo tetep istimewa ing atiku lan atimu...


Geser ke semarang yuk...

     Inilah Gambaran reklamasi pantai maron yang hampir pasti di reklamasi entah apa maksud dari kontraktor, penguasa, pengusaha , investor yang seakan tidak puas terhadap betonisasi dan kapitalisasi ibu kota jawa tengah tercinta ini.. Banyak dari kita masyarakat jawa tengah yang belum tau dampak dari reklamasi seperti yang sudah dan sedang di perjuangkan oleh saudara kita di bali, .Suatu waktu saya pernah bertanya pada gubernur jateng dan walikota semarang via twitter tentang ini, tetapi tidak ada respons dari beliau yang terhormat itu, dan ketika semarang dan kota satelitnya terkena imbas banjir dan abrasi ini (akibat) dari reklamasi ini menjadi parah, penguasa yg habis masa jabatannya, Maka,, bisa dipastikan rakyat lah yang kena imbasnya...

Jadi intinya sesuai dengan kepercayaan saya sebagai muslim :
Allah Swt berfirman : " Dan dia menundukkan untukmu apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi semuanya (Sebagai Rahmat) dari padanya,.Sesungguhnya dari yang demikian itu benar terdapat tanda tanda (kekuasaan Allah) Bagi kaum yang berfikir..( Qs. Al jatsiyah[45]:13)

Jadi inti dari perjuangan dengan judul GEMPITA REVOLUSI DITANAH ANARKI INI ADALAH :
Menjadi seorang nasionalis itu Adalah menjadi Seorang yang bisa mencintai bangsanya sendiri dengan caranya sendiri, karena seorang nasionalis tidak otomatis harus mencintai sistem yang dibuat pemimpinnya. Intinya Menjadi nasionalis adalah menjadi seseorang yang bisa membuat negara ini menjadi rumah yang lebih baik....


Cheers
~PJX~

Senin, 23 September 2013

Industri Sepak bola masa kini

     Sepak bola dan industri ya inilah yang hendak saya tuliskan sehubungan dengan euforia kemenangan timnas U19 di piala AFF kemarin malam, sungguh heroik mungkin itu yang ada didalam benak anda semua begitu pula dengan saya, melawan vietnam , dengan kekuatan mereka yang sudah berkumpul selama 6 tahun dengan pelatih yang sama dan dengan orang yang itu-itu juga membuat Indonesia agak sedikit kerepotan menurut saya di babak pertama , tetapi kita dengan semangat pantang menyerah sedikit demi sedikit bisa menerobos celah dari permainanan plus pertahanan vietnam yang sangat solid itu, hingga pertandingan 2X45menit sampai dengan perpanjangan waktu 2X15 menit hasil masih sama, hingga kemudian final di stadion gelora delta di kota sidoarjo ini harus diakhiri dengan adu tendangan penalti.Indonesia hampir saja kalah jika setelah evan dimas sang captain gagal menendang penalti itu mental kita down , tetapi dengan mental baja dan dengan sedikit keberuntungan yang diberikan tuhan Indonesia akhirnya bisa menemukan momentum di saat captain dari vietnam juga gagal mengeksekusi bola yang ada didepannya. Kemudian momen itu datang ketika penendang dari vietnam tendangan nya bisa dihalau kiper indonesia, ravi murdianto .Kemudian diakhir laga kita bisa tersenyum ketika ilham udin armayn bisa menceploskan bola kegawang tim tamu dan seketika para official, pelatih, penonton dan semua berhamburan ke lapangan merayakan sukses dari timnas U-19.
          Jujur kata sang komentator waktu itu ini adalah momen yang ditunggu setelah 22th kita menunggunya selepas juara SEA GAMES tahun1991. Sebagian itu adalah intermezo saja dari kejadian semalam yang menarik disini adalah kita sebenarnya sudah memasuki industri dari sepak bola itu sendiri tanpa disadari seperti yang sudah dilakukan dinegara maju sepak bola dunia , kita ambil contoh di inggris yang dengan industri sepak bolanya yang sangat maju, kemudian ada spanyol dan dengan klub Real Madrid , Barcelona nya bisa menjadikan uang miliaran rupiah untuk mendatangkan seorang manusia dengan label "Atlet" .
       Mencontoh dari perjalanan negara maju diatas Indonesia seharusnya tergerak untuk mengikutinya minimal dengan memberikan kontrak dan juga kesejahteraan bagi sang atlet, masih lekang dalam ingatan kita bagaimana pemain dari klub persis solo asal paraguay yang bernama Diego mendieta meninggal di Indonesia karena sakit yang tak teratasi karena : GAJI BELUM DIBAYAR KLUB... miris kan?? melihat Cristiano Ronaldo yang bergelimang harta ini menjadi sebuah ironi, tetapi papaun itu harusnya semua itu bisa menjadi pelajaran bagi kita yang memang masih dalam masa transisi sepak bola nasional, dan hal penting lainnya adalah kreativitas para suporter untuk membuat merchendaise untuk menopang ekonomi klub yang banyak carut marutnya ketika tidak lagi menyusu APBD, tetapi suporter juga ada yang masih belum dewasa dan  ini bukannya menjadi bumerang tetapi ini adalah cermin untuk bisa membuat Sepak bola kita sebagai sepak bola industri yang dimana banyak orang yang bisa dan menggantungkan hidup oleh sepak bola dan semoga tim nasional sepak bola kita terus berjaya tak peduli dimana pun level umur dan usianya....

Bravo sepak bola nasional

~Cheers~
~Pjx~  

Selasa, 17 September 2013

Fakultas ilmu ikhlas : Puji Listyono, Sahur dan 5 sakaratul maut (part 2)

     Masih dengan kelanjutan dari cerita yang kemarin dan ini adalah sebuah bab dimana saya mendapatkan sebuah pengalaman yang sungguh tidak pernah saya duga sebelumnya dan malam itu pun saya masih terheran-heran dengan sebuah kata yaitu "Rencana" . Allah swt memang menciptakan kita dengan jalan cerita, alur cerita yang beraneka macam dan salah satu yang digariskan kepada saya adalah hari-hari penuh semangat dan dengan seabrek pikiran disamping fokus saya menyelesaikan pekerjaan, sekolah dan juga mengurus keperluan bapak selama beliau dirawat di Rs.Dr Kariadi.  Ini adalah hari ke 4 jika saya tidak salah menghitung setelah bertemu dengan ruang c3 lantai 1 itu , saya mendapatkan teman baru ya anak dari bp.Mukhazin yang menderita kelainan darah, anaknya bernama Nur , dia 31 tahun dan mempunyai seorang anak, malam itu kami baru saja kehilangan seorang tetangga yang berada di bed depan bapak , yang kalau tidak terlupa beliau adalah Bp Buang beliau menderita komplikasi pada paru-paru dan apalagi penyakitnya saya lupa, beliau juga orang yang penuh semangat yang saya lihat dari raut wajahnya sebelum datang kematiannya sekira 2 hari yang lalu, dan dihari terakhir itu saya masih sempat melihat beliau ke kamar kecil dengan dipapah saudaranya sekitar pukul 12 siang ,  karena pada saat sore harinya beliau kritis (sakaratul maut) , ketika itu beliau sudah dikerubuti oleh para dokter yang hendak melakukan tindakan medis apa saya tidak tau, setelah aktivitas seharian diluar dengan menguber deadline dan juga urusan SIM dengan calo yang juga seorang PNS Polri bernama Ning yekti yang hampir membuat saya naik darah (Beberapa hari kemudian) , saya minta izin pulang sama ibu yang gantian jaga bapak, Malamnya setelah saya kembali dari rumah ternyata bapak buang sudah berpulang ke rahmatullah , inilah sakaratul maut pertama yang saya lihat diruang itu walau pun tidak langsung.

      Diruang c3 lantai 1 inipun saya mendapati cerita lucu yaitu, seorang ABG yang berasal dari semarang utara keracunan Miras dan dengan bangganya sang ibu ngomong "Biasalah anak muda pak keracunan cong yang oplosan " begitu kata beliau ketika berbicara dengan bp subadi ortu dari mas xaverius dwi. anak yang keracunan miras ini ternyata sudah berkeluarga yang saya tau dari seorang perempuan yang menungguinya dan saya kira adiknya ,ternyata istrinya tetapi sudahlah semoga kelak dia tidak minum lagi.

       Juga ada Seorang bapak yang kena diare parah setelah minum susu jahe dan kopi jahe ketika begadang. Hari berikutnya ketika malam datang keluarga dari solo datang untuk membesuk bapak, mbak puji listiyani datang bersama keluarga dan mas wawan calon suaminya setelah ngobrol beberapa menit mereka pulang ke solo , tak selang berapa lama Allah kembali dengan kuasanya hendak memperlihatkan sesuatu kepada saya dengan masuknya seorang pasien baru dan dia masih muda , seorang ayah dan juga sekira nya 30an tahun menderita hepatitis tipe B jika tidak salah. Kedatangannya sangat mengerikan sepanjang malam dia teriak-teriak dengan menyebu nama ALLAH mungkin dia begitu kesakitan dengan penyakitnya , malam berganti dengan hampir subuh setelah saya ngobrol banyak dengan mas nur , sahur menjelang.. pasien baru tadi  telah berhenti dan bisa tidur   , tetapi ketika hendak sahur dia begitu lagi sehingga ibu mengajak saya dengan berkata "Ayo sahur di depan ini ada orang sakaratul maut lagi" dan benar saja ketika pukul setengah 8 pagi dia meninggal dan kata yang saya ingat adalah "Pak dokter iki aku selamet ora...??" sungguh dikejadian ini saya belajar banyak dan ternyata pak dokternya juga menangis ketika si pasien itu meninggal.. sungguh semua sudah kau atur ya ALLAH indah rencana kami tetapi indah rencana Mu

Bersambung ya....

~PJX~

Sabtu, 07 September 2013

~PJX~ Love, Respect and How to learn about independent In my Indonesia...

Bismillahirohmannirrohim,,
     
     Kemarin pagi dengan dengan hati yang bersinar cerah like a shine without some dark blood , saya dan mimpi kecil saya dapat terwujud ,, sebuah mimpi yang di inspirasi oleh sebuah tempat  rekaman di bali yang bernama electrohell , tetapi agak berbeda bidang, tetapi inilah sebuah ekspresi dimana saya dan hobi saya tentang ikan nila itu terwujud , mimpi untuk membuat sebuah penangkaran dan pengembangbiakan ikan nila, ya .. sebuah pelajaran yang saya dapatkan dan terinspirasi juga dari band idola saya SUPERMAN IS DEAD  & Penyanyi idola saya  iwan fals , dari mereka saya belajar tentang kebebasan untuk berfikir berkarya dan menggunakan otak kanan saya , sebuah inspirasi yang saya dapati ketika saya belajar yang tidak ada hubungannya dengan kesemua ini yaitu ketika saya belajar Teknologi informasi dimana ditempat saya menimba ilmu itu  can i say none undertsand my voice ,, actualy i learn there but i doesn't have something to entrepreneurship , none accompany me for this dan saya akan mengembangkan kepercayaan saya sendiri,.
     
     Pagi ini saya belum tertidur dan masih tetap dengan cerita yang mempesona tentang bagaimana eloknya indonesia itu
  Foto ini menceritakan tentang suatu sore dimana saya iseng mengambil sebuah foto tentang sunset , ya sunset karena sunset pun saya mengenal bagaimana indahnya dunia indonesia tanah yang InsyaALLAH akan menjadi tanah air saya sampai kelak saya kembali.. Ditanah ini pula banyak terjadi keindahan dan kenestapaan , tetapi inilah dunia , ups.. Indonesia tepatnya , tempat dimana investor bisa menjajah para pedagang kecil, tempat dimana pemerintah bisa tunduk dengan uang investor, tempat dimana pengangguran ada dimana-mana ,tanah dimana terorisme tumbuh subur , tanah dimana pembangunan terjadi dan dilaksanakan tanpa melihat sisi ekologi, dan sisi ekosistem, juga tanah dimana pengedar narkoba bisa bebas memakai bahkan membuat sabu (narkoba) di dalam tempat kurungannya yang notabene dijaga oleh sipir dan sang sipir itu punya atasan , tetapi atasannya bisa disuap dengan yang namanya rupiah,, 
 
     Ketimpangan  itupun tidak terjadi disitu saja , ramai-ramai pula pejabat dengan senang hati membuat program yang tidak prorakyat, walaupun selama yang saya dengar ini ada program dari pemerintah yang bernama KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan itu sangat membantu . Tetapi masalah disini yang saya sorot adalah Bagaimana  membuat setiap rakyat indonesia ini bisa merdeka dalam artian :
  • Merdeka pemikiran dan hak bersuara
  • Merdeka dalam hal mengembangkan usaha tanpa di persulit perizinan selama usaha itu berkaitan dengan kreatifitas
  • Merdeka dalam hal akses pendidikan
  • Merdeka dalam hal jaminan kesehatan
  • Stabilitas keamanan 
  • Kerukunan umat beragama 
  • Tidak ada KKN di segala aspek kehidupan
      Kemajuan teknologi yang sangat cepat membuat budaya kita menjadi western dan juga kita semakin meninggalkan warisan budaya , contohnya saja seperti tarian daerah jawa
    
Tarian ini begitu dikagumi oleh orang asing yang sering disebut om bule dan tante bule, muncul pertanyaan jika kita dan pemerintah tetap termakan kapitalisai yang tidak pro rakyat dan menguntungkan golongan tertentu contohnya pagelaran miss world yang akan di gelar di indonesia sebentar lagi ,, kita niscaya bisa saja melupakan kesenian ini , kesenian yang juga bila dilatih terus menerus dan dilestarikan niscaya bisa menjadikan indonesia terkenal dimata dunia karena keberagaman kebudayaan , orangnya yang ramah, toleran dan tidak fasis terhadap agama tertentu juga bukan di cap sebagai negara penghasil teroris, Kebudayaan ini juga bisa menghasilkan devisa bagi negara kita jika mereka misalnya bermain diluar negeri ketika mengikuti sebuah festival.
 
      Selama darah masih mengalir dan keringat terasa wangi sebagai generasi muda yang berjiwa agak pemberontak saya dan mimpi kecil saya akan saya kerahkan bukan cuma untuk kemajuan diri sendiri, tetapi juga agama, negara dan juga insan-insan yang saya cintai,, Indonesia is consist  a lot of paradise island ,, we are indonesian and this is our job for struggle to make our wind of change .. ya dengan semangat Entrepreneurship, musik, iptek dan agama yang saya pelajari step by step saya dan semua yang percaya mimpi akan perubahan tanpa keculasan itu kita berjuang dengan bersama untuk membuat perubahan yang tanpa keculasan tetapi dengan kecerdikan pikiran..


Cheer's
Chery and dynamite
~pjx~